Tag: Cara Belajar Matematika

Ini Cara Mudah Belajar Matematika

Ini Cara Mudah Belajar Matematika

Matematika masih menjadi mata pelajaran yang ditakuti oleh para pelajar. Padahal mempelajari ilmu matematika ini sangat berguna dalam kehidupan. Oleh karena itu simak 7 cara mudah belajar matematika berikut ini untuk menambah motivasi belajar matematika.

Tanpa disadari, kita selalu mempraktikkan hitung-hitungan matematika dasar di kehidupan sehari-hari. Seperti menghitung kembalian uang sehabis belanja, menghitung kuota yang dibutuhkan kalau mau main game online, dan masih banyak lagi

Selain itu, dengan server thailand mempelajari matematika juga sangat melatih otak untuk berpikir logis, dan juga melatih ketelitian dan kecermatan. Lalu bagaimana cara mudah untuk mempelajari matematika?

Berikut ini 5 tips mudah belajar matematika agar dapat membangun rasa penasaran dan siapa tahu akan jatuh cinta dengan pelajaran matematika ini yang dilansir dari laman gokampus.com.

1. Ubah mindset bahwa matematika itu tidak rumit

Buang jauh-jauh pikiran kalau matematika itu sulit. Penting untuk mengubah mindset dan meyakinkan diri sendiri bahwa matematika itu tidak rumit dan bisa dipahami. Sugesti yang positif tentunya bisa bikin lebih termotivasi untuk belajar matematika dan tidak gampang menyerah kalau menemukan materi yang sulit. Ingat juga kalau matematika dibutuhkan buat hidup sehari-hari, sehingga matematika pun butuh dipelajari.

2. Cari atau buat suasana belajar jadi menyenangkan

Lingkungan belajar yang nyaman pasti bisa meningkatkan konsentrasi untuk belajar matematika. Cari suasana baru seperti belajar di coffee shop, perpustakaan, coworking space, atau bahkan alam terbuka. Jika tidak memungkinkan untuk pergi ke luar rumah, bisa dengan membuat kamar atau meja belajar menjadi rapi dan senyaman mungkin supaya lebih semangat belajar.

3. Buat catatan rumus dengan rapi

Buat catatan rumus dengan rapi dalam buku catatan favorit menjadi tips ketiga. Ada studi yang menyatakan kalau mencatat dapat melatih daya ingat, karena adanya proses mengolah materi yang diterima menjadi catatan dalam bahasa kita sendiri. Selain itu, proses belajar yang dilalui pasti lebih efektif karena tidak perlu bolak-balik halaman buku materi hanya untuk cari satu baris rumus.

Supaya catatan lebih cantik dan enak dilihat, bisa pakai penanda warna-warni atau highlighter, stiker atau gambar yang relevan, dan juga font-font menarik untuk penamaan judul di awal.

4. Pahami rumus, bukan hafal rumus

Banyak yang merasa kesulitan saat mengerjakan matematika karena yang dilakukan adalah menghafal rumus, bukan memahami rumus. Menghafal rumus hanya bisa bertahan dalam jangka pendek karena ada kemungkinan tidak bisa mengingat rumusnya dalam waktu yang lama. Berusaha untuk memahami rumus akan melatih otak untuk berpikir dan mengetahui bagaimana rumus diperoleh, sehingga kamu tetap mengerti dan bisa cari solusi kalau jenis soalnya dibolak-balik. Dengan memahami rumus, pasti kamu juga akan sekaligus hafal rumus dengan sendirinya.

5. Cari trik untuk mengerjakan soal

Biasanya matematika jadi mata pelajaran yang bikin malas karena proses hitung yang rumit dan panjang. Padahal, ada cara mudah belajar matematika dengan mengetahui banyak trik untuk menghitung cepat yang bisa dipraktekkan supaya proses menghitungnya jadi lebih gampang. Trik seperti ini ada banyak jenisnya, seperti menghitung perkalian atau pembagian pakai tangan atau tabel, sampai menghitung permutasi. Cari tahu banyak trik menghitung cepat seperti ini dari guru matematika di sekolah atau lewat internet.

6. Kerjakan latihan soal dengan teratur

Paham materi tidak cukup untuk siap mengerjakan soal matematika. Karena diperlukan berlatih mengerjakan contoh soal dengan teratur, dimulai dari soal yang paling mudah hingga yang kompleks. Mengerjakan soal berkali-kali bisa bikin kamu berlatih untuk memecahkan berbagai variasi soal untuk rumus tertentu.

Selain itu juga bisa mengetahui seberapa jauh pemahaman mengenai materi yang sedang dipelajari. Dengan sering berlatih dan menyelesaikan banyak soal, pastinya jadi lebih siap untuk menghadapi ujian yang biasanya soalnya tidak ketebak.

7. Jangan ragu tanya guru atau teman

Ketika dihadapkan dengan soal yang rumit, jangan dihadapi sendirian dan jadi stres sendiri. Tanya ke guru atau diskusi dengan teman selalu bisa jadi solusi kalau ketemu soal yang bikin stuck sehingga bisa dapat masukan atau cara baru untuk memecahkan soal yang belum diketahui sebelumnya.

Manfaat Berpikir Matematis Bagi Siswa

Manfaat Berpikir Matematis Bagi Siswa

Manfaat Berpikir Matematis – Mengembangkan cara berpikir matematis pada anak membantu mereka dalam mengembangkan pengambilan keputusan dan mempertimbangkan masalah pribadi, sosial, politik, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan, sebagaimana dilansir dari situs University of New South Wales (UNSW).

“Matematika membantu kita membuat penilaian terhadap segala sesuatu dalam konteks pertimbangan tertentu,” kata Profesor Kim Beswick, Kepala Sekolah UNSW.

Pentingnya membekali anak dengan hal tersebut untuk menghadapi perubahan dunia.

“Jika orang tidak memahami matematika, Mahjong Ways 3 maka tidak dapat terlibat dalam percakapan tentang apa yang mungkin atau tidak mungkin terjadi dalam hidup,” tambahnya.

Pentingnya Belajar Matematika

Menurut Beswick, mengajari anak berpikir kritis secara matematis berguna untuk pemecahan masalah yang baik.

“Ini adalah kunci untuk menemukan solusi terhadap berbagai tantangan nasional dan internasional yang sedang berkembang, seperti perubahan teknologi, lingkungan, ekonomi, dan sosial,” jelasnya.

“Contohnya ketika siswa SMA Brisbane diminta mempertimbangkan apakah penduduk korban banjir harus menerima tawaran pemerintah untuk membeli properti mereka atau tidak, maka mereka dapat melihat secara matematis dan menganggap membeli properti adalah hal baik, tetapi ada pertimbangan lain,” jelasnya lagi.

Pemikiran matematis mendorong anak untuk berpikir kritis tentang cara informasi di sajikan dengan mempertimbangkan asumsi yang di buat. Ini mendorong mereka mengajukan pertanyaan yang tepat mengenai informasi yang di perlukan, faktor lain yang di pertimbangkan, dan sebagainya. Memiliki pemikiran kritis matematis dapat membantu berpikir dan mengetahui segala hal secara lebih luas sehingga bisa berdampak positif, tidak hanya pada aspek akademis.

Pemahaman Matematika

Meski menurut data Program Penilaian Siswa Internasional (PISA) OECD, menunjukkan bahwa siswa Australia menganggap matematika sulit.

“Hal ini di karenakan kebanyakan siswa mempelajari algoritma secara rutin dan berusaha mendapatkan jawaban yang benar. Namun dalam menghadapi masalah hidup, mereka tidak menggunakan matematika, yang berarti mereka tidak paham secara mendalam,” ucap Beswick.

Pentingnya mengajarkan matematika untuk memastikan siswa benar-benar paham dan tahu cara melakukan perhitungan. Masalah di perburuk dengan kurangnya guru dan kebanyakan mengajar di luar daerah. Metode pengajaran di Australia juga berbeda dengan Jepang yang lebih sedikit soal tetapi menghabiskan waktu lama untuk mengerjakannya.

Menurut Beswick, guru yang baik dapat memandu di skusi kelas tentang suatu masalah yang menarik sedemikian rupa sehingga siswa tidak membuang waktu dan menjadi frustasi.

“Mereka mengembangkan wawasan yang lebih dalam dan membuat hubungan ide matematika dengan cara penggunaannya,” ucapnya.

Melibatkan Siswa dalam Masalah

Prof Beswick bersama tim ahli nasional dalam proyek Australian Research Council (ARC), memperkenalkan siswa pada konsep matematika baru melalui soal-soal yang lebih rumit.

“Siswa mungkin menghabiskan seluruh pelajaran pada satu masalah atau isu lebih lama. Namun mereka akan mempelajari konsep lebih mendalam dan mempraktikan keterampilan itu,” jelas Beswick.

Siswa akan membangun pemahaman mereka tentang matematika di luar hal yang bersifat utilitarian.

“Ini tentang berpikir kritis tidak sekedar mengerjakan proses dengan kalkulator,” ucapnya lagi.

Hal ini akan menginspirasi anak untuk belajar matematika dan membantu kekurangan guru.

Pentingnya Pendekatan Guru

Keyakinan guru terhadap kemampuan siswa juga mempengaruhi pendekatan mereka dalam mengajar cara menumbuhkan pemikiran kritis.

“Seringkali guru mengklasifikasikan siswa, lebih baik jika menurunkan level dan membantu mereka memperbaiki dan menjelaskan dengan cara lain,” kata Beswick.

Sebagai contoh ketika Beswick bersekolah SMA, ia memilih pelajaran matematika. Gurunya selalu bersamanya saat makan siang untuk membantu Beswick memahami konsep sulit.

“Saya ingat saat guru saya menjelaskan teorema limit dan dia melakukannya dengan sangat baik, itu menyentuh hati saya,” ucap Beswick.

Meskipun tidak semua matematika memiliki relevansi dengan dunia nyata, namun pengajaran tersebut harus mencakup pengembangan pemikiran kritis.

“Matematika itu seperti seni yang tidak semua orang dapat menikmatinya, namun harus di beri kesempatan untuk mengaksesnya. Melihat bagaimana matematika dapat di gunakan untuk membantu pengambilan keputusan akan menjadi inspirasi siswa untuk mempelajarinya,” tuturnya.

Cara Belajar Matematika untuk Anak Usia Dini

Cara Belajar Matematika untuk Anak Usia Dini

Cara Belajar Matematika – Pada dasarnya kita menyukai matematika. Ga percaya? Siapa yang ga suka uang? Hmm… Mungkin ketakutan terhadap dengan matematika karena kejadi masa lalu seperti di ajari guru “killer”, kebanyakan ikut les matematika padahal otak dah ngebul, atau orang tua tidak suka pelajaran tersebut. Benar lho, kebencian orang tua tidak suka pelajaran tersebut. Benar lho, kebencian orang tua akan suatu subject bisa menular ke anak. Hal ini pernah di bahas saat workshop matematika dengan metode Montessori yang saya ikuti. Sebagian peserta cengar-cengir mendengar fakta ini. Nah, kan.

Oke nyatanya kita tidak bisa lepas dari matematika dalam kehidupan ini. So, ketika mendidik anak mengenai berhitung, aljabar, dsb, orang tua harus berdamai dengan matematika. *Salaman. Setelah itu, mari mengenalkan matematika pada anak usia dini dengan cara yang menyenangkan.

1. Memahami 1-10 secara konkret

Dalam pendekatan Montessori, anak usia dini penting memahami angka 1-10 secara konkret. Pemahaman anak-anak bekerja dari hal kontret ke absrak. Saat hanya menyebut angka 1, anak akan lebih paham jika di sertai meletakkan 1 benda. Sedangkan simbol “1”, “2” dst dapat di kenalkan kemudian. Jika tidak, anak cenderung hanya menghafal 1, 2, 3 tanpa ada bayangan bagaimana sih yang di maksud “1” itu?

Di usia 2 tahunm SID dapat menyebutkan 1-10 dengan lancar dan tepat tetapi ketika menghitung benda (misal pom-pom), ia terlalu cepat menyebut angka sehingga tidak sesuai jumlah benda dengan angka yang di sebut. Di sinilah saya menyadari ia hanya menghafal, bukan memahami jumlah benda yang ia hitung.

Solusinya, tiap ia menyebut angka harus dengan mengambil 1 benda sehingga tidak ada angka yang terlewat. Contoh: Siapkan 10 buah kancing kemudian minta anak mengambil 3 buah kancing sambil berucap 1, 2, 3.

2. Sandpaper numbers

Mengenalkan matematika pada anak PAUD dan TK dapat menggunakan alat peraga berupa sandpaper number. Alat ini lumrah di gunakan dalam pendekatan Montessori. Di sini anak mulai mengenal simbol angka 1 – 9.

Sandpaper number dapat di buat sendiri menggunakan impra board hijau sebagai alas. Sedangkan simbol angka di cetak pada kertas amplas kemudian di tempat pada impra board.

Kertas amplas yang bertekstur kasar memudahkan anak meraba bentuk angka – angka tersebut. Oh begini tho yang di maksud angka 1, dst.

Baca Juga : https://www.matematikamenjawab.com/alasan-menyukai-pelajaran-matematika/

3. Matematika di sekitar kita

Tunjukkan pada anak bahwa matematika ada di sekitar kita. Seperti angka di telepon, angka pada nomer rumah, mengenal waktu lewat dinding, berhitung sambil naik-turun tangga, berbelanja (sekaligus mengenalkan konsep uang), dan lain sebagainya.

4. Salt painting

Melukis angka dengan garam dapat menjadi kegiatan menyenangkan bagi anak-anak. Caranya sebagai berikut.

Alat dan bahan:

  • Garam dapur
  • Lem
  • Cat air/pewarna makanan
  • Kuas
  • Kertas gambar

Cara membuat:

  1. Buat pola angka 1 – 9 pada kertas gambar menggunakan lem
  2. Taburi pola tersebut dengan garam dapur
  3. Warnai angka dan lihatlah warna dengan mudah menebar di area garam

5. Menulis angka di pasir

Aktivitas menulis angka di pasir dapat di lakukan untuk mengenal cara menulis angka pada anak. Gunakan baki yang di isi pasir agar rapi dan tidak tercecer. Kemudian orang tua memberi contoh dengan menulis angka 1 di pasir dan menawarkan anak mengikutinya.

6. Mengenal Ukuran

Mengurutkan benda dari besar ke kecil juga termasuk dalam pengenalan matematika. Kegiatan ini dapat di lakukan menggunan benda – benda di sekitar, seperti sepatu ayah – ibu – anak, buah-buahan, atau mainan puzzle kayu dalam foto berikut.

FYI, Beberapa cara yang saya paparkan di atas ada yang menggunakan pendekatan Montessori. Itu hanya sekelumit saja dari rangkaian workshop Montessori area matematika. Lebih lengkapnya, sebaiknya belajar langsung dalam workshop 5 area Montessori bersama para pakar.