Perbedaan Operasi Perkalian dengan Cara Lama dan Cara Baru

Perbedaan Operasi Perkalian Matematika dengan Cara Lama dan Cara Baru

Ada 4 operasi dasar matematika yang sangat ditekankan pada siswa yaitu operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Siswa diharapkan sudah bisa melakukan operasi dasar matematika ini dengan baik terutama mulai kelas 4 SD.

Dulu kita hanya mengenal satu pola saja dalam mengerjakan operasi-operasi dasar matematika. Saat ini sebenarnya pola lama ini masih digunakan sebagian besar siswa. Pola lama seperti apakah yang dimaksud? kami akan uraikan penjelasannya di sini.

Perkembangan teknologi menuntut para pengajar, guru, dan praktisi pendidikan untuk berkreasi. Mereka berusaha menciptakan metode-metode baru dalam menyelesaikan soal-soal Matematika khususnya operasi perkalian yang kita bahas ini. Dengan memperbarui metode-metode ini harapannya bisa memfasilitasi perbedaan kemampuan yang ada pada siswa dan menyelesaikan soal-soal matematika dengan benar dan cepat.


Perbedaan Operasi Perkalian dengan Cara Lama dan Cara Baru


Berikut ini kami sajikan beberapa perbedaan dalam mengerjakan operasi perkalian dengan cara lama dan cara baru.

1. Cara lama dimulai dari belakang sedangkan cara baru dari depan

Saat zaman saya sekolah, operasi perkalian dan lainnya selalu dimulai dari belakang. Namun anak-anak zaman now akan mendapatkan beberapa pilihan cara/pola. Selain mendapatkan pengetahuan mengenai cara lama mereka juga diajarkan mengerjakan operasi perkalian dengan cara baru. Perkembangan informasi yang sangat cepat juga memungkinkan mereka mendapatkan cara baru ini sendiri dari media online seperti blog dan youtube.

Dari poin 1 ini jelas jauh berbeda. Jika operasi perkalian dengan cara lama dikerjakan dari belakang (kanan ke kiri) maka dalam cara baru dikerjakannya dari depan. Secara perlahan siswa perlu dibiasakan menggunakan cara baru agar terbiasa mengerjakan operasi perkalian dari depan (kiri ke kanan).

2. Cara lama menggunakan satu pola sedangkan cara baru menggunakan beberapa pola

Operasi perkalian pada cara baru menggunakan beberapa pola. Berbeda jumlah angka (digit) pada tiap bilangan maka berbeda pula polanya. Sedangkan kalau menggunakan cara lama maka pola sama saja.

Apa saja pola-pola yang digunakan dalam operasi perkalian matematika cara baru? Artikelnya akan dibahas dalam postingan berikutnya ya.

3. Cara bertumpu pada kebenaran hasil sedangkan cara baru bertumpu pada kebenaran dan kecepatan mengerjakan operasi perkalian


4. Cara lama menekankan pada kemampuan siswa untuk mengerjakan oeprasi perkalian tanpa menulis (tanpa pena)

5. Susunan cara baru lebih ringkas


Untuk lebih jelasnya mari simak contoh soal operasi perkalian berikut.

1. Contoh pengerjaan soal operasi perkalian dengan cara biasa/lama


2. Contoh pengerjaan soal operasi perkalian dengan cara baru (zaman milenial)


Apa yang kami sajikan mengenai perbedaan ini hanya sebagian saja dari berbagai metode yang digunakan orang dalam menyelesaikan operasi perkalian.

Baik cara biasa/lama dan cara baru zaman milenial ini sama-sama baik untuk digunakan. Semua kembali pada kemampuan dan minat belajar siswa.

Kalau kita mempelajari sesuatu yang baru maka pengetahuan dan keterampilan akan bertambah. Jadi jangan ragu untuk mencoba lebih banyak hal-hal positif yang baru ya.

Demikian Perbedaan Operasi Perkalian dengan Cara Lama dan Cara Baru. Semoga bermanfaat.

You might like :

0 Komentar untuk "Perbedaan Operasi Perkalian dengan Cara Lama dan Cara Baru"

Ditunggu komentarnya gaess !

Widget Iklan Bawah Blog